Home Khazanah Islam Pesan Anggota Dewan Fatwa PB Al Washliyah, Ustad Abdul Somad: Perkuat 3 Pilar Utama

Pesan Anggota Dewan Fatwa PB Al Washliyah, Ustad Abdul Somad: Perkuat 3 Pilar Utama

Tingkatkan Ilmu, dakwah dan sosial

19
0
SHARE
Pesan Anggota Dewan Fatwa PB Al Washliyah, Ustad Abdul Somad:  Perkuat 3 Pilar Utama

Keterangan Gambar : Ustaz Abdul Somad yang juga Anggota Dewan Fatwa Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah masa bakti 2026-2031, saat menunaikan ibadah umroh di Madinah (foto sir)

MADINAH, pjminews.com- Ustaz Abdul Somad (UAS), yang juga merupakan anggota Dewan Fatwa Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah (PB Al Washliyah) masa bakti 2026-2031, menyampaikan tiga pesan penting untuk kemajuan organisasi Al Washliyah.

Pesan tersebut disampaikan UAS saat menunaikan ibadah umrah di Madinah, Senin (24/8/2026). Ia berharap seluruh kader dan pengurus Al Washliyah dapat memperkuat tiga bidang utama yang merupakan kekuatan organisasi, yakni pendidikan, dakwah, dan sosial.

Menurut UAS, penguatan pendidikan harus menjadi perhatian utama Al Washliyah. Peningkatan kualitas keilmuan para kader dan umat dinilai penting agar Al Washliyah terus melahirkan generasi yang memiliki pengetahuan agama sekaligus mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat.

“Pertama, kuatkan pendidikan. Jadi tingkatkan keilmuan. Janagn berhenti belajar,” ujar UAS.

Ia mendorong para ustaz Al Washliyah untuk mengambil peran langsung dalam membangun tradisi keilmuan di tengah masyarakat. Salah satunya dengan membuka majelis ilmu.

“Tolong satu ustaz membuka satu majelis untuk membangkitkan keilmuan,"pintanya.

Selain itu, lanjutnya, para ustaz Al Washliyah harus  membangun pondok pesantren.

UAS menilai keberadaan majelis ilmu dan pondok pesantren dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam mencetak generasi yang memiliki pemahaman agama dan wawasan keilmuan yang kuat.

Selain pendidikan, UAS menekankan pentingnya penguatan bidang dakwah. Menurut dia, banyak ustaz Al Washliyah yang memiliki kemampuan sebagai penceramah. Namun, kemampuan tersebut harus dibarengi dengan penguasaan ilmu yang memadai.

“Rata-rata ustaz-ustaz Al Washliyah itu penceramah. Tapi bukan penceramah kosong melaikan yang berbobot. Bergizi barang itu,” ujarnya.

UAS mengingatkan agar para pendakwah tidak hanya aktif menyampaikan ceramah kepada masyarakat, tetapi juga tetap menjaga tradisi membaca dan mengkaji kitab.

“Jangan hanya sibuk di kitab kuning, tapi harus bisa ceramah di tengah-tengah umat. Jangan pula sibuk ceramah sampai tidak baca kitab. Dua-duanya sejalan,” tegasnya.

Menurut UAS, penguasaan ilmu dan kemampuan menyampaikan dakwah kepada masyarakat harus berjalan beriringan. Dengan demikian, dakwah Al Washliyah tidak hanya menarik perhatian umat, tetapi juga memiliki dasar keilmuan yang kuat.

Pesan ketiga yang disampaikan UAS berkaitan dengan bidang sosial. Ia mengingatkan bahwa Al Washliyah memiliki banyak lembaga sosial, termasuk panti asuhan, yang selama ini menjadi bagian penting dari kiprah organisasi.

“Bidang sosial, Al Washliyah mempunyai banyak sosial, panti asuhan. Kader Al Washliyah hidupkan semua panti itu,” katanya.

UAS berharap para kader Al Washliyah memberikan perhatian lebih besar terhadap keberadaan panti-panti asuhan tersebut sehingga fungsi sosial organisasi semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ia menegaskan, tiga bidang tersebut harus menjadi perhatian bersama Al Washliyah ke depan. Pendidikan harus diperkuat, dakwah harus semakin kokoh, dan bidang sosial harus terus dihidupkan.

“Jadi ke depan  kita bangun ketiga ini. Pendidikannya kuat, dakwahnya kuat, dan sosialnya kuat. Insya Allah Al Washliyah makin baik,” pungkas UAS.

Pesan UAS tersebut menjadi dorongan bagi keluarga besar Al Washliyah untuk terus memperkuat peran organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial. Dengan penguatan ketiga bidang tersebut, Al Washliyah diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi bagi pembinaan umat dan kemajuan bangsa.***(pjmi/IL/sir)